Saturday, 13 December 2014

Kenyataan dibalik Samsung bercasingkan Wajah Minion-minion

aku ingin bercerita tentang samsung bercasingkan wajah minion-minion.....

sebenarnya aku selalu menyimpan penasaran yang akut dengan samsung itu, tentu bukan karna wajah minion-minion yang menurutku tidak menarik itu, tentu juga bukan karna samsung buatan korea lantas aku penasaran , tetapi mungkin isi didalamnya yang mengundang rasa penasaraan yangs sering kali membuncah secara tiba-tiba....

padahal pemiliknya selalu membebaskan ku untuk mengobrak-abrik isi samsung itu bahkan dia memperkenankan ku membawa pulang dan menjadikan samsung itu milikku hanya untuk satu malam..
tapi entahlah, perasaan takut mana yang telah merajai seluruh imaji diriku, malaikat jahat mana yang sanggup menahan rasa penasaranku, atau fikiran macam apa yang kerap hadir saat samsung itu berada ditanganku..
aku selalu gagal memberanikan diri untuk mengobrak-abrik seisi samsung miliknya, ya tuhan...aku ini makhluk ciptaan mu kah? aku tak yakin kau menciptakan manusi seaneh aku...

dari sekian banyak aplikasi yang ada , satu-satunya yang mampu dan sepertinya layak untuk ku telusuri hanyalah galeri, galeri yang ternyata menyimpan banyak tanda tanya dan memberikan pernyataan-pernyataan yang selama ini kupertanyakan ..
didalamnya kutemui deretan foto perempuan perempuan lucu dan cantik, aku kira itu adalah adik-adik dan sepupu-sepupu sang empunya samsung, potret yang tercipta didalam gambar itu sangatlah hangat ..
selanjutnya yang membuatku hanya dapat bertanya "ini siapa?" dalam hati adalah foto sang empunya samsung dengan seorang wanita, fotonya terlalu akrab menurutku, wajar saja aku bertanya-tanya namun tidaklah harus kupertanyakan langsung kepada si objek foto itu...

berhari-hari aku menyimpan pertanyaan itu hingga busuk dan akhirnya hanya menjadi santapan lalat..

part kesekian mengobrak-abrik isi samsung dengan casing minion-minion itu menghasilkan kepanikan yang luar biasa... entahlah penasaranku tiada habis-habisnya... dengan lincahnya lagi aku menelik kedalam galeri sisa kemarin, kukira untuk pengecekkan kemarin belumlah sempurna kulakukan, mungkin saja ada banyak hal yang terlewati.... benar saja ....... "screenshoot" jemariku lancar sekali membuka folder itu... alhasil , aku yang terlewat kepo tadi menemukan rekam jejak chat yang tidak manis namun menimbulkan sakit diabetes...

eng ing engggg......aku pun galau seketika, aku pun lemas, aku pun layaknya orang bodoh ..
aku seperti terserang penyakit 'tanda tanya" yang akut , mungkin ini sudah mencapai stadium akhir...
aku tidak ingin mengingat kembali isi dari screenshoot -screenshoot yang menghasilkan luka , sebuh screenshoot hampir menjawab smua teka-teki selama ini...

rasa penasaraanku semakin mencapai tingkat emosinya, aku ingin sekali mengobrak-abrik lebih jauh minion ini.. ingin sekali kuobrak-abrik sudut-sudut line, kolong bawah bbm, atau langit-langit atas panggilan masuk dan keluar

tapi , dengan kerendahan hati kuurungkan kembali niat gila itu...
apa sebenarnya yang aku cari...kebenaran? tidak semua kebenaran harus kuterima secepat itu, aku tiba-tiba takut menghadapi kebenaran, aku taku kecewa, aku takut aku tidak bisa menerima kenyataan, aku takut isi line dan bbm hanya akan menjelaskan padaku kebenaran foto dan screenshoot yang telah kusaksikan..

aku belum siap untuk ini ...


dear samsung bercasingkan gambar minion-minion ..
aku menitipkan pesan kepadamu, jagalah tuanmu dengan baik..
meskipun kau hanya sebatas minion tak bernyawa aku yakin kau tahu keinginank....
minion, sedikit banyaknya aku telah melihat inci demi inci kenyataan yang ada di dalam tubuhmu...
kuharap kepadamu minion, jangan beritahu aku apapun yang kau tahu...





Sabtu Malam

Ini adalah sabtu malam yang kukira tidak membosankan..
sabtu malam dengan laptop bg winaldi yang dipinjamkan beserta modem-modemnya , dan malam minggu dengan suasana kamar yang hening sekali, hanya ada suara ketikan jemariku pada keyboard laptop ini, tak lupa pula bb disampingku yang sepertinya tak berniat mengeluarkan deringnya sedikitpun, ia seolah mengerti ke khusyukkan wajah, fikiran dan jemariku (semacam alibi) ...

aku berusaha sebetah-betahnya berada didepan laptop malam ini, setidaknya aku harus bisa melupakan statusku yang kata orang sangat hina ckck, kata orang status seperti ku saat sabtu malam tiba akan menghabiskan waktu hanyak untuk tidur dan meratap... dan saat ini ingin sekali aku melakukan jepretan beberapa kali kepada seisi ruangan ini lalu ku post ke akun sosial media yang aku punyai hanya untuk menunjukkan kepada seluruh mata dunia bahwa single sepertiku tidak harus meratapi perihnya sabtu malam sendiri.....

ya setidaknya aku masih bisa keliling dunia, mengunjungi blog yang satu lalu melompat keblog yang lain, atau sekedar melirik beberapa artikel dan kisah-kisah sahabat nabi yang tak banyak orang tahu ternyata mengundang kekaguman tersendiri, terlebih ketika melihat dari sisi bagaimana sahabat-sahabat nabi akhirnya bertemu dengan jodohnya (abaikan)....

aku adalah perempuan ekstra labil dan ekstra moody yang bisa hidup sendiri asalkan jaringan internet lancar, jadi kalau hanya untuk menjalani hidup sendiri di saat-saat seperti ini tentu itu bukanlah masalah apalagi masalah besar...

malam ini aku sengaja tidak menelik ataupun melirik atau bahkan berniat mengecek timeline twitterku, entahlah aku merasa tidak sebebas dulu untuk menggunakan akun itu kembali, aneh saja rasanya twitter bukanlah akun yang tepat untukku memainkan kata-kata..

baiklah, kukira keadaan kamarku semakin hening , maka aku memutuskan memutar sebulir lagu dari Jikustik dengan judul yang pembaca tidak perlu tahu h a h a









tiba-tiba aku teringat tentangnya....
ah entahlah

Friday, 12 December 2014

quote of the day







entah mengapa saya suka sekali dengan kalimat darwis-tere liye diatas..
dia cukup mengerti bagaimana membahasakan menunggu jodoh dengan tenang...
saya selalu percaya rasa suka tidak harus diekspresikan untuk segera bersama, Allah selalu menyukai orang-orang yang bersabar, termasuk bersabar menahan hawa nafsu, bersabar menunggu jodoh, bersabar untuk tidak merealisasikan suka dalam bentuk kebersamaan...

saat ini yang saya tau, diusia yang selabil ini, beberapa dari kita justru tidak mampu mengontrol perasaan suka, padahal diusia kita adalah usia-usia dimana satu sama lain berusaha mencari yang terbaik dari populasi yang ada..
jadi, alangkah lebih baiknya jika keduanya sama-sama mempersiapkan diri atau bahkan bertanya lebih dalam ke dasar hati , apakah itu perasaan suka yang"suka-sukaan' atau suka yang berhujung kepada niat yang baik untuk melangsungkan akad *eh

bagi saya sembari mempersiapkan diri , kamu juga tidak harus terlalu memikirkan rasa suka itu, saya kira rasa suka selalu punya mekanisme gerak tersendiri, hanya dia yang tau perasaan itu akan bermuara kemana nantinya.....

pada intinya, saya juga sedang belajar keras untuk tidak memperdulikan sepenuhnya rasa suka saya, yang saya tau menelik lebih dalam rasa suka hanya akan menimbulkan jutaan harapan semu yang berujung pada sakit yang kita ciptakan sendiri...

pada akhirnya waktu jugalah yang akan menjawab rentetan pertanyaan yang timbul saat menunggu, waktu akan menjelaskan secara tersirat perasaan yang kita miliki selama ini, bahkan bisa jadi pergerakan waktu adalah pergerakan yang selama ini tidak kita sangka-sangka, berbagai kemungkinan yang akan waktu berikan kepada kita, jadi marilah kita persiapkan diri ...
bisa saja waktu justru akan membuat rasa suka berubah jadi rasa cinta yang tentu tidak melebihi cinta kita kepadaNya atau bahhkan waktu justru akan mempertemukan kita dengan orang baru dan tidak menutup kemungkinan waktu akan memberitahu kita tentang perasaan nya kepada kita, yang mungkin selama ini perasaan kita dengannya berada pada garis yang sama (amin)

:')



entah kenapa, ekspresi Yoona mengharu biru seperti itu....
tapi yang ingin ku pertanyakan lagi, deretan kalimat yang ada di gambar tersebut.... why so me banget?
yaaaaaaaaa setidaknya itulah yang menggambarkan aku dan perasaanku selama empat bulan ini dan entah sampai kapan....tch


Zona Aman

aku menyebutnya "zona aman" walaupun orang bilang ini "friendzone"...whatever lah, kukira setiap orang selalu punya kesempatan untuk mengeluarkan istilah ...

baiklah....
aku sedang berada dizona aman saat ini, tepatnya empat bulan belakangan ini, lebih tepatnya lagi sejak aku resmi menjadi mahasiswi semester 3 fakultas hukum universitas sumatera utara.....

jadi begini, sebut saja dia dude (gak mirip dude herlino sih, tapi entahlah bukan ini yang mau kuceritakan disini) aku dengan dude terhitung sudah empat bulan ini menjadi teman sekelas, aku adalah salah satu mahasiswi yang terdampar akibat pengurangan grup yang terjadi di semester 3 saat itu, nah jadilah aku masuk dikehidupan dude, eh maksudnya masuk digrup A tempat dude bernaung...
aku percaya bahwa sesudah mengalami sakit selalu ada obat untuk menyembuhkannya, setelah aku merasakan sakitnya terdampar ke grup A , kelimpungan ngisi krs dsb dst ternyata inilah yang mempertemukan aku dengan dude.... orang-orang sering sebut ini hikmah...
saat ini kami sudah sangat dekat tentunya, banyak hal dan keadaan yang "memaksa" aku dan dude untuk dekat...

klimaksnya..... tiba-tiba rasa suka itu hadir tanpa peringatan, sedikit tidak tahu diri menurutku...
dia hadir tanpa permisi apalagi mengucapkan salam... sedikit banyaknya aku merasa kelimpungan dengan rasa ini....bagaimana tidak, selain teman segrup dude juga teman satu organisasi denganku..
bisa dibayangkan banyaknya kemungkinan-kemungkinan yang akan mempertemukan kami dengan sangat dekat dan kesempatan untuk mengenal lebih dekat...ziiiiiiih

problem in this part adalah......
udahlah suka sama temen sendiri, diem-diem pulak, gak kebales pulak xixixixixi......

tetapi , inilah yang kusebut zona aman....
sebagai teman aku selalu bisa melakukan semua dengan dude, dia adalah orang yang tingkat keramah-tamahannya sebanding dengan tingginya menara eiffel, entahlah aku sering salah mengartikan ke care-an nya hmppppppp..... menurutku cara terbaik untuk menutupi rasa suka terhadap seseorang adalah hanya dengan menjadi temannya...

well.... i love friend

Thursday, 11 December 2014

klise

Kau telah berhasil menggoda ujung pena ku
Membangunkan sistem imajinasi 
Bagaimana mungkin aku mampu membentengi diri
Sedangkan keindahanmu telah mengusik tidur malam ku

Ribuan huruf huruf cinta telah kupersiapkan untukmu
Berharap nanti, besok, atau lusa telingamu mendengar semua itu.
Ini gila, aku hampir menghabiskan jam-jam terpentingku
hanya untuk memikirkan segala keindahan wujudmu.

Telah kurangkai kejadian kejadian
yang akan kita lakukan berdua nanti
Kini biarkan aku menjadi bayangan dari sinar-sinarmu
karna kelak aku akan berada sejajar tepat disampingmu......



 


HIJRAH nya saya

Haloooo..... halooooooo blogger
akhirnya setelah pemikiran panjang yang runyam saya telah memutuskan aktif diblog kembali, karena saya mengambil kesimpulan hanya blog yang mampu diam tanpa komentar dengan segala keluh kesah...
hanya blog yang mempunyai ribuan karakter yang bisa digunakan untuk menceritakan apa yang saya dirasakan, apa yang saya fikirkan dan apa yang akan saya lakukan....

saya bukan tidak mempunyai teman cerita....
saya hanya meyakini ada beberapa hal yang akan sangat runyam jika diceritakan dengan orang lain...
saya bukanlah tidak pandai bersosialisasi dengan teman-teman yang lain, saat ini saya hanya menjaga apa yang harusnya saya jaga...

meskipun menurut saya ibu adalah satu-satunya orang yang mampu saya percayai, namun tidak semua persoalan harus saya ceritakan kembali ke orangtua saya, saya menyadari betul saat ini saya sudah harus meyelesaikan beberapa persoalan hidup dengan sendiri, orangtua saya tidak harus ikut memikirkan persoalan yang saya alami....

untuk beberapa persoalan tentang pertemanan, tentang senior, tentang lawan jenis, tentang kegiatan organisasi, tentang kampus atau tentang persoalan naik turunnya iman saya..... saya rasa blog adalah satu satunya sosial media yang aman menyimpan rahasia, meskipun saya tahu blog tetaplah sosial media yang mampu dinikmati setiap orang...tetapi untuk saat ini beberapa orang tentu tidak banyak bermain dengan ini..keadaan ini yang saya manfaatkan untuk bermain dan bercerita di blog....

sebelum saya memutuskan bercerita kembali di blog saya , beberapa persoalan telah saya tuangkan didalam jajaran binder kuliah , didalam memopad, diary, word laptop tosiba yang saya punya, dan quote-quote yang tidak jarang saya posting diakun twitter saya.....

dan alasan mendasar kenapa saya hijrah kesini adalah karena akun twitter yang saya miliki telah terlalu menjadi konsumsi publik dan tidak membuat saya nyaman....

sekian konfirmasi saya mengenai keputusan saya untuk hijrah dari twitter ke blog, semoga kalian bersahabat...... :))))))