Aku haru ketika jatuhku tidak menimbulkan luka..
Ada dekapan yang terasa tanpa lingkaran tangan yang merengkuh, ada genggaman yang hangat tanpa jari yang mengait kuat, ada perasaan tenang tanpa raga yang saling mendekat...
Ku yakini itu semua adalah Do'a ... Doa tanpa henti bahkan spasi...
Tidak ada kata sebagai pengikat, tidak ada tindakan sebagai penguat..
Teruslah berusaha dalam diam... Teruslah membuatku istiqomah dalam menanti ..jika pada akhirnya jodoh bukanlah akhir dari semua doa maka kupahami Dialah sebaik-baik rencana..
Bibirku memang tidak pernah setenang ini dalam berdoa, bahkan kali ini hati tidak mengiba dalam meminta...
kuyakini semesta akan memperlihatkan kehebatannya..
bukankah Dia telah mengumbar janjiNya dalam An-nur 26 ?
" Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga)...
Raguku menghilang tiap kali mengingat ayat diatas..
Sadarku mengingat biarlah urusan jodoh menjadi rahasia Tuhan.. Cukuplah Kita menyatukan doa yang bernada sama.. Karena yang aku yakini, Tuhan tidak pernah menulikan telinga untuk mendengar doa hambanya....
No comments:
Post a Comment