entah mengapa saya suka sekali dengan kalimat darwis-tere liye diatas..
dia cukup mengerti bagaimana membahasakan menunggu jodoh dengan tenang...
saya selalu percaya rasa suka tidak harus diekspresikan untuk segera bersama, Allah selalu menyukai orang-orang yang bersabar, termasuk bersabar menahan hawa nafsu, bersabar menunggu jodoh, bersabar untuk tidak merealisasikan suka dalam bentuk kebersamaan...
saat ini yang saya tau, diusia yang selabil ini, beberapa dari kita justru tidak mampu mengontrol perasaan suka, padahal diusia kita adalah usia-usia dimana satu sama lain berusaha mencari yang terbaik dari populasi yang ada..
jadi, alangkah lebih baiknya jika keduanya sama-sama mempersiapkan diri atau bahkan bertanya lebih dalam ke dasar hati , apakah itu perasaan suka yang"suka-sukaan' atau suka yang berhujung kepada niat yang baik untuk melangsungkan akad *eh
bagi saya sembari mempersiapkan diri , kamu juga tidak harus terlalu memikirkan rasa suka itu, saya kira rasa suka selalu punya mekanisme gerak tersendiri, hanya dia yang tau perasaan itu akan bermuara kemana nantinya.....
pada intinya, saya juga sedang belajar keras untuk tidak memperdulikan sepenuhnya rasa suka saya, yang saya tau menelik lebih dalam rasa suka hanya akan menimbulkan jutaan harapan semu yang berujung pada sakit yang kita ciptakan sendiri...
pada akhirnya waktu jugalah yang akan menjawab rentetan pertanyaan yang timbul saat menunggu, waktu akan menjelaskan secara tersirat perasaan yang kita miliki selama ini, bahkan bisa jadi pergerakan waktu adalah pergerakan yang selama ini tidak kita sangka-sangka, berbagai kemungkinan yang akan waktu berikan kepada kita, jadi marilah kita persiapkan diri ...
bisa saja waktu justru akan membuat rasa suka berubah jadi rasa cinta yang tentu tidak melebihi cinta kita kepadaNya atau bahhkan waktu justru akan mempertemukan kita dengan orang baru dan tidak menutup kemungkinan waktu akan memberitahu kita tentang perasaan nya kepada kita, yang mungkin selama ini perasaan kita dengannya berada pada garis yang sama (amin)

No comments:
Post a Comment