Hingga hari ini, memikirkan nya selalu coba untuk ku hindari, termasuk memperkirakan apa yang sedang ia fikirkan ....
bagiku, memikirkannya selalu membuat hariku bergoncang, membuat semuanya menjadi tidak biasa..
termasuk detak jantung ini, detak jantung yang tiba-tiba bermain dengan ritme yang cepat, senyum yang tiba-tiba mengembang hebat.
bukankah semua itu akan dimintai pertanggungjawaban dihari esok ?
aku tidak mampu menjelaskan pada Tuhan tentang degup jantungku tiap kali memikirkan sosoknya..
apakah Tuhan mengikhlaskan jantung titipannya kudegupkan dengan ritme yang cepat?
Kalian tau?, Mencintainya kulakukan dengan hati-hati, menantinya kulakukan dalam sepi dan sunyi, layaknya membakar harapan tanpa kobaran api dan sembulan asap...
Sebelum hari ini, aku pernah bermimpi tentang semua ini, menanti dengan tenang dalam sepi dan sunyi..
Yaaa, aku menyadari... aku, dia atau siapapun memang tidak akan mungkin mengetahui ujung dari yang diam-diam sedang kuperjuangkan, dengan medan yang sesulit ini, rintangan yang sedalam ini, tak jarang ragu menjadi musuh bebuyutan.
kerap kali dibalik yakinku terselip ragu yang hampir mematikan, dengan upaya yang tidak sedikit aku memerangi ragu dengan caraku sendiri, cara yang aku yakini mampu mengusirnya pergi...
Jadi, Teruslah bersikap meyakinkan agar ragu itu beranjak menjauh..
No comments:
Post a Comment